Mengenal Jenis Kayu Veneer

266
Mengenal Jenis Kayu Veneer

Veneer merupakan lembaran kayu dengan ketebalan sekitar 0,24 mm sampai dengan 0,6 mm yang banyak digunakan sebagai bahan untuk pelapisan mebel atau furniture. Berbeda dengan papan, lapisan veneer dikatakan lapisan yang lebih tipis, sedangkan papan biasanya berukuran tebal lebih dari 0,6 mm. Veneer sebenarnya merupakan bahan untuk pembuatan papan dan juga blockboard. Ketika ingin digunakan sebagai bahan kayu lapis, maka veneer ini akan direkatkan menjadi satu membentuk papan dengna lem khusus agar lebih tahan lama dan juga anti lembab. Nah, untuk mengenal lebih jauh mengenai veneer, maka berikut ini beberapa jenis kayu yang biasa digunakan sebagai bahan veneer.

1.      Kayu meranti

Mengenal Jenis Kayu Veneer

Kayu meranti merupakan salah satu jenis kayu tropis yang cukup terkenal dan banyak dicari oleh para pengrajin kayu. Kayu meranti juga termasuk jenis kayu yang digunakan dalam bidang perindustrian kayu, seperti untuk mebel atau furniture, ukiran, kusen pintu dan jendela serta produk olahan kayu yang lainnya. Kayu meranti termasuk jenis kayu yang tidak awet, sehingga kayu ini butuh treatment yang khusus agar lebih tahan lama dan juga awet.

2.      Kayu keruing

Kayu keruing termasuk jenis kayu dengan kualitas yang baik dan berkualitas. Harga dari kayu keruing ini ditentukan oleh seberapa besar ukuran kayu dan juga umur dari kayu. Semakin tua kayu keruing, maka sudah dipastikan kualitas dari kayu tersebut akan semakin bagus. Kayu keruing, selain digunakan sebagai bahan veneer juga digunakan untuk bahan olahan kayu yang lainnya seperti bahan untuk mebel, pintu, jendela, dan yang lainnya.

3.      Kayu kapur

Kayu kapur dihasilkan dari pohon kapur yang tumbuh meninggi dan juga banyak digunakan untuk bahan pembuatan kapur barus. Kayu kapur ini banyak digunakan sebagai bahan untuk bangunan rumah, perkapalan, dinding dan juga lantai. Dilihat dari segi kualitasnya, kayu kapur termasuk jenis kayu yang cukup awet.

4.      Kayu agathis

Kayu agathis dihasilkan dari pohon damar yang memiliki ciri kayu diantaranya adalah kayu dengan bobot ringan, dengan tingkat kekerasan yang sedang. Kayu ini termasuk jenis kayu yang kurang awet, sehingga sebelum diproses menjadi produk olahan kayu, maka kayu agathis harus melalui proses treatment kayu agar kayu tersebut tidak mudah diserang hama dan juga jamur. Salah satu keunggulan dari kayu agathis adalah mudah untuk dikeringkan.

5.      Kayu merawan

Kayu merawan memiliki tekstur yang halus dengan serat yang lurus dan ada pula yang bergelombang. Pada bagian permukaan kayu apabila disentuh, maka akan terasa agak licin. Kulit luar dari kayu merawan ini berwarna kelabu hingga kecoklatan bahkan ada yang berwarna hitam. Dilihat dari segi kualitasnya, kayu merawan termasuk jenis kayu yang cukup baik dan mudah untuk dikerjakan. Kayu merawan banyak digunakan sebagai bahan bangunan, plywood, papan, kayu perkakas, kayu perkapalan dan yang lainnya. Akan tetapi, kayu merawan termasuk jenis kayu yang susah untuk dikeringkan dan apabila dikeringkan kayu ini mudah retak sehingga perlu kehati-hatian.

6.      Kayu kempas

Kayu kempas merupakan jenis kayu dengan kualitas yang baik dan juga banyak digunakan sebagai bahan untuk bangunan, plywood, bahan untuk konstruksi berat, bahan untuk kontsruksi kapal. Hal ini membuktikan bahwa kayu kempas termasuk jenis kayu dengan tingkat kekuatan dan keawetan yang tinggi. Kayu kempas memiliki tekstur yang sangat kasar dengan serat yang tidak teratur dan sangat berpadu.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here